Jumat, 30 November 2012

0 Motor Bakar

Pada umumnya suatu motor diartikan sebuah pesawat yang dapat mengubah suatu bentuk energy menjadi kerja mekanik.Yang dimaksud dengan motor bakar ialah sebuah pesawat yang kerja energy  untuk kerja mekanik diperoleh dengan pembkaran bahan bakar dalam pesawat itu sendiri .Oleh karena itu,motor bakar kadang – kadang juga disebut  pesawat kalori dengan pembakaran dalam ( internal combustion engine)
Dibandingkan dengan sebuah mesin uap maka terdapat perbedaan yang besar sekali dalam cara kerjanya maupun perlengkapannya.

Pada mesin uap pembakaran bahan bakar terjadi dalam pesawat lain,ialah pada saranga dibawah ketel.Oleh karena itu,mesin uap juga disebut  pesawat kalori  dengan pembakaran diluar (external combustion engine)
Motor bakar dan juga mesin uap termasuk dalam golongan pesawat – pesawat panas yang bertujuan untuk mengubah usaha panas menjadi usaha  mekanis .Pada perubahan ini selalu ada kerugian ,yang berarti panas dari bahan bakar tidak seluruhnya diubah menjadi mekanis .Banyaknya kerugian ini menentukan “ rendemen atu daya guna dari pesawat
Kerugian panas dari mesin uap lebih besar dari pada kerugian panas motor bakar .Rendemen motor bakar  dapat mencapai 25 sampai 40 % ,sedang pada mesin uap hanya separuhnya.Dalam pemakaian bahan bakar motor bakar jauh lebih hemat dari mesin uap  pada daya guna yang sama

Keuntungan pemakaian motor bakar dibandingkan mesin uap adalah

1.hemat bahan bakarnya untuk tiap satuan kerja
2.perlengkapan  lebih ringan dan tidak membutuhkan tempat
3.Lebih mudah dijalankan
4.untuk melayani dan memelihara tidak banyak membutuhkan tenaga

Kerugian  - kerugiannya adalah

1.tenaga motor terbatas
2.pembakaran kurang sempurna
3.Kemungkinan gangguan kerusakan lebih besar
4.lebih banyak membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan

Penejelasan tentang motor diesel
Prinsip kerja motor diesel dapat dilihat pada gambar dibawah ini



Torak yang bergerak naik turun (bolak balik) didalam silinder dihubungkan dengan pena engkol dari poros engkol yang berputar pada bantalanya,dengan perantaraan batang penggerak atau batang peghubung.
Campuran bahan bakar dan udara dibakar dalam ruang pembakaran,yaitu ruangan yang dibatasi oleh dinding silinder,kepala torak dan kepala silinder.Gas pemabakaran yang terjadi itu mampu menggerakan torak yang selnjutnya memutar poros engkol pada kepala silinder terdapat katup isap(klep pemasuk)dan katub buang(klep pengeluar) . Katub isap berfungsi untuk memasukan udara bersih kedalam silinder .Sedangkan katub buang berfungsi mengeluarkan sisa gas pembakaran yang tidak terpakai dalam silinder keudara luar (atmosfer)

Senin, 26 November 2012

1 Hukum Kirchoff

Hukum kirchoff adalah suatu peraturan atau hukum yang mengatur tentang jalanya arus dan jumlah tegangan dalam suatu rangkaian arus listrik yang mempunyai lebih dari satu sumber gaya gerak listrik yang berbeda kekuatannya.jadi intinya hukum kirchoff ini mengatur jumlah arus dan tegangan yang masuk dan yang keluar .dan sampai sekarang masih banyak digunakan untuk pembuatan rangkaian elektronika. Hukumnya pun ada dua macam

1.Hukum Kirchoff    I
2.Hukum Kirchoff   II

1.Hukum Kirchoff    I = Hukum arus
   Pada suatu rangkaian arus listrik jumlah aljabar arus pada suatu titik pertemuan adalah nol.Perhatikan gambar berikut ini

I 1 + ( - I 2) + (- I 3) + (  I 4) + - I 5) = 0
I 1 + I 2 - I 3 - I 4 - I 5 = 0
I 1+ I 4 = I 2 + I 3 + I 5

Atau :

Arus yang menuju ke titik pertemuan = arus yang meninggalkan titik pertemuan dan 
Ketentuan diatas dapat dituliskan sebagai : I = 0


2.Hukum Kirchoff II = Hukum Tegangan
   Jumlah aljabar dari pada hasil perkalian antara arus dan tahanan pada suatu rangkaian tertutup ditambah dengan jumlah aljabar dari GGL pada rangkaian itu semua sama dengan nol 

dengan kata lain   :   I.R + GGL = 0
                                  I.R + E       = 0
                                  I.R  = E
Perhatikan gambar berikut ini 
Pada sebuah lingkaran tertutup A B C D ,terdapat beda potensial E1 = 10 V Tahanan luar  R1 = 8 ohm dan tahanan dalam Rd = 2 ohm

I = E/Rd + R1    = 10/2 + 8 = 1 amp

E1 = I . R1 + I . Rd

dan perhatikan juga gambar dibawah ini untuk memperjelas pengertian diatas
pada lingkaran tertutup ini terdapat potensial E1 = 10 V E2 = 20 V. Tahanan luar R1 = 8 ohm R2 = 9 ohm
R3 = 2 ohm Tahanan dalam Rd1= 2 ohm    Rd2 = 9 ohm


I =    E 1    +     E2   /  Rd1  +   Rd2   +   R1    +    R2    +    R3

  =  10    +   20   /    8   +   2   +   9    +    2    +    9   =   30 / 30 = 1 AMP

E1  +   E2 = I . Rd1  +   I.Rd2   +  I.R2    +   I.R3

 sekian terima kasih , tunggu psotinga selanjutnya




 

SMK BOX Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates